MENJAGA KESEHATAN SELAMA BERPUASA

MELAKSANAKAN ibadah puasa bukan merupakan halangan bagi yang tetap melakukan aktivitas kerja. Baik bagi pekerja yang beraktivitas di lapangan ataupun di dalam ruangan. Hanya saja, tantangan berpuasa pada musim seperti ini, lebih berat dilakukan karena suasana perubahan cuaca yang cukup drastis. Terkadang panas seharian, terkadang juga hujan dari mulai subuh yang sedikit banyak akan memengaruhi kondisi badan saat puasa. Demikian yang diungkapkan dokter umum Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) Fajar Rudy Qimindra.

Menurut pria yang akrab disapa dr Qimi ini, untuk mempertahankan kondisi tubuh yang sehat dibutuhkan beberapa syarat kesehatan yang harus dipenuhi, sehingga saat di tempat kerja tetap mempunyai gairah untuk bekerja.

Dia menjelaskan, ketika berpuasa, asupan bahan makanan yang masuk berkurang dibanding saat tidak puasa. Sedangkan energi yang dikeluarkan selama beraktivitas masih sama. Itu sebabnya, selama menjalankan ibadah puasa, kesehatan pun harus dijaga. Kalau sampai keadaan input dan output makanan tidak seimbang maka akan menyebabkan badan lemas yang ujung-ujungnya jatuh sakit.

Dipaparkan, ada beberapa tips atau kiat yang harus dilakukan untuk menjaga kebugaran saat berpuasa. Tips pertama adalah makan sahur. “Jangan mengabaikan makan sahur hanya gara-gara malas untuk bangun. Supaya tetap segar dalam sehari sampai berbuka, menu makan sahur sebaiknya adalah makanan yang mudah dicerna dan TKTP (Tinggi Kalori Tinggi Protein),” ujarnya

Menu sahur tersebut, terangnya, diperkirakan cukup dalam 12 jam. Adapun sisa dua jam diperoleh dari cadangan gula yang disimpan di hati, lemak dan otot. Juga diusahakan mengkonsumsi makanan yang berserat tinggi.

Tips kedua adalah mencermati pilihan makanan saat buka puasa. Menu yang dipilih pada waktu buka sebaiknya terdiri dari makanan pembuka berupa minuman atau makanan manis, seperti kolak pisang, kurma atau teh manis.

“Makanan manis mengandung karbohidrat sederhana yang akan mudah diserap dan segera menaikkan kadar gula darah. Setelah salat magrib kemudian dilanjutkan dengan makan makanan pelengkap seperti nasi atau pengganti nasi, lauk-pauk, sayuran dan buah,” lanjutnya.

Tips selanjutnya adalah menghindari mengkonsumsi makanan atau minuman yang dingin yang mengandung es saat buka puasa. Sebaliknya, biasakan berbuka dengan minuman yang hangat. Perut yang kosong bisa menjadi kembung, bila langsung berbuka puasa dengan air dingin. Usahakan jumlah cairan yang masuk mencukupi (1-2 liter) sehingga tidak mengalami dehidrasi (kekurangan cairan).

Selain itu, tambahnya, juga disarankan untuk mengkonsumsi vitamin. Vitamin yang penting dikonsumsi setiap hari adalah vitamin A, B, dan C. Bila perlu ditambah dengan suplemen multivitamin jika buah-buahan dan sayuran kurang mencukupi untuk dikonsumsi.

Tips terakhir, jangan tinggalkan olahraga. Menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo.

“Namun untuk urusan ini, pilihlah olahraga ringan yang tak membutuhkan energi berlebih, seperti lari-lari kecil atau jalan kaki,” tandasnya.

Tentang boycreations

I am a boy who wont to make a many creations for share to everyone. Because i am a good boy...(^_^)
Pos ini dipublikasikan di kata mutiara, Renungan (Reflection), Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s